// <![CDATA[STUDI EFEKTIFITAS PENANGGULANGAN LONGSORAN TEBING JALAN ANTARA TIMBUNAN RINGAN MORTAR BUSA DENGAN KONSTRUKSI TURAP BAJA (STUDI KASUS RUAS JALAN BOGOR-CIANJUR STA 15+600)]]> Achmad Chairul Rizal / 22-2013-153 Penulis Benny Moestofa. Ir.,MAB Dosen Pembimbing 1
Jalan Bogor-Puncak-Cianjur umumnya digunakan sebagai jalur transportasi yang menghubungkan Bogor dan Cianjur. Segmen jalan ini terletak di daerah perbukitan dan pegunungan bergelombang dengan lereng curam dan terjal yang berpotensi menimbulkan terjadinya gerakan tanah. Gerakan tanah yang terjadi di lokasi ini merupakan longsoran tanah akibat kondisi morfologi yang tidak menguntungkan dan diperburuk oleh tingginya intensitas curah hujan. Tujuan studi ini adalah untuk manganalisis efektivitas penanggulangan longsoran antara timbunan ringan mortar busa dan konstruksi turap baja dengan PLAXIS 2D 2017 berbasis elemen hingga. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai faktor keamanan (FK) sebesar 0,994 untuk kondisi lereng eksisting, sedangkan penggunaan timbunan ringan mortar busa dengan konstruksi turap baja menghasilkan faktor keamanan (FK) sebesar 1,769. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan timbunan ringan mortar busa dengan konstruksi turap baja akan dapat meningkatkan faktor keamanan lebih besar 78,37%.