STUDI PERBANDINGAN DESAIN BAJA CANAI DINGIN DENGAN METODE SNI 2013 DAN AISI 2016 PADA BATANG TARIK DAN TEKAN
Indonesia adalah negara berkembang dengan pembangunan yang cukup tinggi dimana para engineernya mulai mengembangkan teknologi dalam bidang konstruksi, salah satunya material konstruksi yang dikembangkan adalag baja canai dingin karena dianggap memiliki waktu konstruksi yang lebih singkat, harga lebih ekonomis, dan memiliki kapasitas tarik dan tekan yang tinggi. Studi perbandingingan ini dilakukan untuk memberikan rekomendasi perancangan kapasitas batang tekan dan kapasitas batang tarik pada baja canai dingin. Profil yang digunakan adalah C 100 x 50 x 20 dan 200 x 75 x 20 mm, L 100 x 100 dan 150 x 150 mm, P 180 x 180 dan 400 x 400, K 180 x 180 dan 350 x 350 mm. Maka dari perhitungan yang di lakukan secara manual dan di peroleh dari software ANSYS didapatkan hasil kapasitas tarik yang menggunakan perhitungan pada SNI lebih besar dibandingkan dengan perhitungan pada AISI, sedangkan untuk kapasitas tekan terbesar didapat dari perhitungan pada AISI diperoleh lebih besar dibandingkan dengan perhitungan menggunakan pada SNI.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2018).STUDI PERBANDINGAN DESAIN BAJA CANAI DINGIN DENGAN METODE SNI 2013 DAN AISI 2016 PADA BATANG TARIK DAN TEKAN ().Teknik Sipil:FTSP
Chicago Style
.STUDI PERBANDINGAN DESAIN BAJA CANAI DINGIN DENGAN METODE SNI 2013 DAN AISI 2016 PADA BATANG TARIK DAN TEKAN ().Teknik Sipil:FTSP,2018.Text
MLA Style
.STUDI PERBANDINGAN DESAIN BAJA CANAI DINGIN DENGAN METODE SNI 2013 DAN AISI 2016 PADA BATANG TARIK DAN TEKAN ().Teknik Sipil:FTSP,2018.Text
Turabian Style
.STUDI PERBANDINGAN DESAIN BAJA CANAI DINGIN DENGAN METODE SNI 2013 DAN AISI 2016 PADA BATANG TARIK DAN TEKAN ().Teknik Sipil:FTSP,2018.Text