TINJAUAN DEBIT IRIGASI UNTUK LAHAN SALURAN SINDRUPRAJA TERHADAP DEBIT INFLOW BENDUNG RENTANG
Bendung Rentang sering mengalami kelebihan air di area persawahan. Penelitian di Bendung Rentang perlu dilakukan agar dapat diketahui penyebab dari terjadinya overflow. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan cara membandingkan kebutuhan air irigasi Qmaks dan Qratarata dengan debit andalan atau dengan cara perubahan skenario. Hasil perbandingan antara Q80% dengan kebutuhan air Qmaks dan Qrata-rata air tidak mengalami overflow untuk Qmaks air terpenuhi 5,8 untuk cara pertama dan 8% untuk cara kedua sedangkan untuk Qrata-rata air terpenuhi sebesar 28% dan 25% untuk cara kedua, debit kebutuhan air irigasi tidak terpenuhi sehingga debit andalan perlu dirubah menjadi Q90% lalu dibandingkan dengan Qmaks dan Qrata-rata hasil yang didapat Qmaks tidak terpenuhi sebesar 92% untuk cara pertama dan 72% untuk cara kedua sedangkan untuk Qrata-rata didapat 72% untuk cara pertama dan 61% untuk cara kedua. Hasil kebutuhan air irigasi rata-rata dari perubahan skenario dibandingkan dengan Q90%hasil yang diperoleh air terpenuhi sebesar 78% dan 64% untuk cara kedua.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2018).TINJAUAN DEBIT IRIGASI UNTUK LAHAN SALURAN SINDRUPRAJA TERHADAP DEBIT INFLOW BENDUNG RENTANG ().Teknik Sipil:FTSP
Chicago Style
.TINJAUAN DEBIT IRIGASI UNTUK LAHAN SALURAN SINDRUPRAJA TERHADAP DEBIT INFLOW BENDUNG RENTANG ().Teknik Sipil:FTSP,2018.Text
MLA Style
.TINJAUAN DEBIT IRIGASI UNTUK LAHAN SALURAN SINDRUPRAJA TERHADAP DEBIT INFLOW BENDUNG RENTANG ().Teknik Sipil:FTSP,2018.Text
Turabian Style
.TINJAUAN DEBIT IRIGASI UNTUK LAHAN SALURAN SINDRUPRAJA TERHADAP DEBIT INFLOW BENDUNG RENTANG ().Teknik Sipil:FTSP,2018.Text