// <![CDATA[PERANCANGAN TEBAL PEKERASAN LENTUR DENGAN SOFTWARE CIRCLY 6.0]]> 0408087803 - Sofyan Triana S.T., M.T. Dosen Pembimbing 1 Ligar Fitrianingsih / 22 2014 146 Penulis
Jalan merupakan bagian dari suatu bentuk transportasi dan merupakan salah satu prasarana perhubungan darat yang mempunyai peranan penting bagi keberlangsungan berbagai macam bidang, salah satunya bidang ekonomi. Pembangunan jaringan jalan yang memadai (mantap secara struktur dan berkinerja baik dalam aspek lalu lintas) dapat memberikan pelayanan yang baik. Tipe perkerasan yang paling umum digunakan di Indonesia adalah perkerasan lentur. Di Indonesia metode perhitungan tebal lapis perkerasan jalan yang berlaku mengacu pada metode perencanaan perkerasan lentur dari Austroads dan AASHTO. Penelitian ini dimaksudkan untuk mencari tebal perkerasan lentur beserta kekuatan tiap lapisannya dengan menggunakan program CIRCLY 6.0 berdasarkan metode Austroads 1992. Program CIRCLY berfungsi mencari nilai regangan dari perkerasan lentur. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan tebal beton aspal setebal 110 mm dengan modulus 2000 MPa, dan tebal lapis pondasi setebal 400 mm yang terbagi menjadi 3 sub lapisan dengan tebal lapis pertama adalah 130 mm, tebal lapis kedua adalah 130 mm, dan tebal lapis ketiga adalah 140 mm dengan modulus 200 MPa.