// <![CDATA[ANALISIS KINERJA PERSIMPANGAN JALAN RAYA SIMPANG – JALAN RAYA CARINGIN KABUPATEN BANDUNG BARAT]]> 0424026101 - Elkhasnet Ir., M.T Dosen Pembimbing 1 Husnus Siyaroh /22-2014-254 Penulis
Persimpangan merupakan titik konflik pergerakan lalu lintas yang sering menimbulkan berbagai hambatan lalu lintas. Hambatan tersebut diakibatkan oleh bertemunya kendaraan dari berbagai arah, untuk mengatasinya dibuat Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) agar mengurangi konflik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja persimpangan Jalan Raya Simpang - Jalan Raya Caringin Kabupaten Bandung Barat menggunakan MKJI 1997 dan menemukan solusi dari masalah yang terjadi pada persimpangan Jalan Raya Simpang- Jalan Raya Caringin Kab.Bandung Barat. Hasil pengolahan data menggunakan MKJI 1997 dengan keadaan 2 fase, diperoleh nilai derajat kejenuhan pada pendekat Selatan 0,867 dan Timur 0,870 >0,85 menunjukan simpang dalam keadaan jenuh, untuk mengatasinya maka simpang dibuat menjadi 3 fase. Hasil derajat kejenuhan dari pendekat Selatan dan Timur menjadi 0,831<0,85. Hasil tersebut tidak lebih baik dari hasil analisis pada saat 2 fase, dapat disimpulkan bahwa simpang tersebut harus segera dilakukan perubahan geometri dan manajemen lalu lintas agar lalu lintas lancar dan tidak terjadi antrian panjang.