TINJAUAN KINERJA LALU LINTAS DI JEMBATAN LEUWIGAJAH
Jembatan merupakan sarana mobilitas kendaraan maupun orang yang terpisah oleh keadaan alam maupun struktur lainnya. Keadaan eksisting di lokasi penelitian (Leuwigajah/Cimahi) memiliki bentang jembatan 32 m dan 2/2 TT dengan lebar jalur 7 m serta lebar trotoar 1,2 m di sisi kiri tiap lajur. Analisis dilakukan secara manual dengan menggunakan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia 2014 dan KM 14 Tahun 2006, data yang didapat ialah kapasitas jalan (segmen jembatan), Derajat Kejenuhan (DJ) dan Waktu Tempuh (WT). Berdasarkan hasil analisis kinerja pada Jembatan Leuwigajah Cimahi didapat kapasitas (segmen jembatan) sebesar 2.344 skr/jam untuk 2/2 TT dengan Level of Service (LOS) pada arus lalu lintas sore “F” dan pagi hari untuk arah sebaliknya. Setelah dilakukan analisis dan rencana penambahan lajur dengan keadaan persimpangan yang tidak bersinyal, hambatan samping, dan bottleneck dilakukan perhitungan menjadi 4/2 TT pada rencana jembatan baru di sebelah jembatan eksisting dengan total lebar jalur 14 m diperoleh kapasitas (segmen jembatan) sebesar 4.774 skr/jam dengan Level of Service LOS pada arus lalu lintas sore “B” (arah Cimindi/Cimahi ke Nanjung/Cibeber) dan pagi hari pada arah sebaliknya. Dengan keadaan eksisting yang ada jembatan tersebut tidak mampu menampung kapasitas kendaraan pada jam sibuk, maka perlu panambahan lajur dengan membangun jembatan baru
Detail Information
Citation
APA Style
. (2018).TINJAUAN KINERJA LALU LINTAS DI JEMBATAN LEUWIGAJAH ().Teknik Sipil:FTSP
Chicago Style
.TINJAUAN KINERJA LALU LINTAS DI JEMBATAN LEUWIGAJAH ().Teknik Sipil:FTSP,2018.Text
MLA Style
.TINJAUAN KINERJA LALU LINTAS DI JEMBATAN LEUWIGAJAH ().Teknik Sipil:FTSP,2018.Text
Turabian Style
.TINJAUAN KINERJA LALU LINTAS DI JEMBATAN LEUWIGAJAH ().Teknik Sipil:FTSP,2018.Text