IDENTIFIKASI TUTUPAN LAHAN MENGGUNAKAN CITRA SATELIT SPOT 7 DENGAN METODE OBIA (Object Based Image Analysis) (Studi Kasus: Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat)
Tutupan lahan yaitu kenampakan alam yang ada di muka bumi yang
menggambarkan keterkaitan antara proses alami dan proses sosial serta
menyediakan informasi yang sangat penting untuk keperluan tertemtu untuk
memahami fenomena alam yang terjadi di permukaan bumi. Informasi tutupan
lahan menjadi informasi dasar sebagai penentu dalam memahami dan mempelajari
perubahan alam yang ada di permukaan bumi. Garut salah satu Kota Priangan
timur di Provinsi Jawa Barat dengan luas 306.519 Ha (3.065,19 km²), areal
tutupan lahan di Kabupaten Garut masih sangat banyak dan luas, salah satu
teknologi untuk melakukan proses analisis, identifikasi dan klasifikasi yaitu
dengan menggunakan pengindraan jauh serta data citra yang dapat digunakan
untuk menganalisis tutupan lahan yaitu dengan menggunakan Citra Satelit SPOT
7 yang memiliki resolusi spasial 1,5 m cukup untuk menganalisis dan
mengidentifikasi tutupan lahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi
tutupan lahan di Kabupaten Garut dengan menggunakan teknik klasifikasi OBIA
(Object Based Image Analysis) yaitu proses klasifikasi tidak hanya
mempertimbangkan nilai spektral saja, tetapi mempertimbangkan juga aspek
spasial objeknya. Teknik klasifikasi OBIA ini dilakukan dengan dua tahap, yaitu
segmentasi citra dan klasifikasi citra. Proses segmentasi dalam OBIA ini untuk
mengklasifikasikan nilai-nilai piksel ke dalam satu poligon berdasarkan warna
informasi spasial. Parameter yang digunakan pada klasifikasi OBIA ini yaitu nilai
skala, nilai shape, dan nilai compactness. Proses klasifikasi OBIA yaitu suatu
proses pengelompokan seluruh piksel pada suatu citra ke dalam dalam kelompok
sehingga dapat diinterpretasikan sebagai suatu properti yang spesifik. Setelah
dilakukan proses klasifikasi OBIA pada data Citra Satelit SPOT 7 di Kabupaten
Garut, diperoleh 15 (lima belas) kelas yaitu awan, bangunan industri, gumuk
pasir, hutan, jalan, jalan kereta api, ladang, lahan kosong, pantai, perkebunan,
permukiman, sawah, tambak, dan tanaman campuran. Diperoleh hasil akurasi
yaitu dengan overall accuracy sebesar 86,11% dan Koefisien kappa yang
diperoleh pada hasil klasifikasi tutupan lahan ini sebesar 0,85.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2018).IDENTIFIKASI TUTUPAN LAHAN MENGGUNAKAN CITRA SATELIT SPOT 7 DENGAN METODE OBIA (Object Based Image Analysis) (Studi Kasus: Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat) ().Teknik Geodesi:FTSP
Chicago Style
.IDENTIFIKASI TUTUPAN LAHAN MENGGUNAKAN CITRA SATELIT SPOT 7 DENGAN METODE OBIA (Object Based Image Analysis) (Studi Kasus: Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat) ().Teknik Geodesi:FTSP,2018.Text
MLA Style
.IDENTIFIKASI TUTUPAN LAHAN MENGGUNAKAN CITRA SATELIT SPOT 7 DENGAN METODE OBIA (Object Based Image Analysis) (Studi Kasus: Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat) ().Teknik Geodesi:FTSP,2018.Text
Turabian Style
.IDENTIFIKASI TUTUPAN LAHAN MENGGUNAKAN CITRA SATELIT SPOT 7 DENGAN METODE OBIA (Object Based Image Analysis) (Studi Kasus: Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat) ().Teknik Geodesi:FTSP,2018.Text