DETEKSI KOMPONEN FREKUENSI RENDAH PADA TINGGI MUKA LAUT AKIBAT PENGARUH GEMPA BAWAH LAUT DI STASIUN PADANG
Komponen frekuensi rendah merupakan kejadian jarang terjadi yang memiliki
periode jangka panjang atau hanya terjadi sekali, termasuk pergerakan lempeng
yang menimbulkan gempa bawah laut sebagai indikasi awal terjadinya tsunami,
walaupun tidak semua gempa akan berpotensi menimbulkan tsunami. Gempa
bawah laut dengan kekuatan 7,8 skala Richter di Perairan Kepulauan Mentawai
sangat potensial mempengaruhi perilaku muka laut di sekitarnya, termasuk Stasiun
Padang. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perilaku tinggi muka air di
Stasiun Padang akibat komponen frekuensi rendah berupa gempa bawah laut yang
terjadi di Perairan Kepulauan Mentawai. Detiding dilakukan menggunakan analisis
harmonik pada data muka laut sebulan sebelum hari gempa. Detrending dilakukan
pada tinggi muka laut tanpa pasut yang masih memiliki trend menggunakan low
pass filtering. Perilaku muka laut yang terjadi akibat gempa bawah laut ditandai
dengan meningkatnya tinggi muka laut disertai dengan periode yang lebih singkat,
walaupun tidak signifikan. Rata-rata muka laut sebelum gempa hingga terjadinya
tsunami kecil mengalami kenaikan sekitar 4,5 cm dengan periode 8,7 menit lebih
singkat.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2018).DETEKSI KOMPONEN FREKUENSI RENDAH PADA TINGGI MUKA LAUT AKIBAT PENGARUH GEMPA BAWAH LAUT DI STASIUN PADANG ().Teknik Geodesi:FTSP
Chicago Style
.DETEKSI KOMPONEN FREKUENSI RENDAH PADA TINGGI MUKA LAUT AKIBAT PENGARUH GEMPA BAWAH LAUT DI STASIUN PADANG ().Teknik Geodesi:FTSP,2018.Text
MLA Style
.DETEKSI KOMPONEN FREKUENSI RENDAH PADA TINGGI MUKA LAUT AKIBAT PENGARUH GEMPA BAWAH LAUT DI STASIUN PADANG ().Teknik Geodesi:FTSP,2018.Text
Turabian Style
.DETEKSI KOMPONEN FREKUENSI RENDAH PADA TINGGI MUKA LAUT AKIBAT PENGARUH GEMPA BAWAH LAUT DI STASIUN PADANG ().Teknik Geodesi:FTSP,2018.Text