// <![CDATA[Analisis Kekeringan Menggunakan Indeks TVDI (Temperature Vegetation Dryness Index) Berbasis Citra Landsat 8 (Studi Kasus:]]> 0402038204 - Rika Hernawati, S.T M.T Dosen Pembimbing 1 EUFRASIA NIO REDO / 232014031 Penulis
Indonesia memiliki iklim tropis yang disebabkan oleh letak garis lintangnya sehingga berpengaruh dengan perubahan iklim di Indonesia. Salah satu gejala yang menunjukkan adanya perubahan iklim di Indonesia yaitu fenomena El Nino yang menghambat pertumbuhan awan di laut Indonesia bagian Timur sehingga curah hujan menurun secara tidak normal dan menyebabkan terjadinya bencana kekeringan salah satunya di Kabupaten Kupang. Kekeringan di Kabupaten Kupang pada tahun 2015 menyebabkan 40 ekor sapi mati kehausan dan warga mengalami rawan pangan. Pemantauan dan prediksi tingkat kekeringan lahan penting untuk dilakukan guna meminimalisir dampak kekeringan di daerah tersebut. Aplikasi pengindraan jauh dari produk Citra Landsat 8 menggunakan metode TVDI (Temperature Vegetation Dryness Index) dapat digunakan sebagai alternatif untuk mengetahui sebaran kekeringan lahan di Kabupaten Kupang tahun 2015. Perhitungan TVDI diperoleh dari hubungan regresi linear indeks vegetasi EVI (Enhanced Vegetation Index) dan suhu permukaan tanah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kekeringan lahan mengalami peningkatan pada bulan Agustus sebesar 38,75%, sedangkan terendah pada bulan Mei sebesar 4,07%. Berdasarkan peta guna lahan Kabupaten Kupang, jenis vegetasi yang terindikasi sebagai vegetasi rendah (kering) antara lain semak belukar, sawah, hutan kering dan ladang. Uji validasi menunjukkan bahwa curah hujan sangat ringan terjadi pada bulan Agustus sehingga berpengaruh terhadap kekeringan lahan di Kabupaten Kupang.