PEMBUATAN GEODATABASE PETA MUDIK 2018 (Studi Kasus: Jalur Jawa-Bali)
Penerapan teknologi berbasis spasial yang dikenal dengan Sistem Informasi
Geografis (SIG) merupakan alternatif yang tepat untuk mengintegrasikan data dan
informasi baik spasial dan atribut. Dewasa ini, diperlukannya media yang bisa
memberikan rekomendasi jalur optimum seperti petunjuk peta mudik, sehingga
diharapkan perjalanan para pemudik bisa semakin nyaman, mengurangi waktu
dan biaya. Maka dilakukan pembuatan basis data sistem informasi geografis
seputar mudik. Pada SIG terdapat basis data yang mempunyai referensi geografis
(georeference) atau disebut juga geodatabase. Penelitian ini dilakukan untuk
mengindentifikasi parameter dan data apa saja yang dibutuhkan dalam peta mudik
2018 serta mengetahui pembuatan geodatabase yang dapat memenuhi unsur data
tersebut. Tahap pelaksanaan penelitian yang dilakukan pada pembuatan
geodatabase peta mudik 2018 yaitu persiapan, mengidentifikasi unsur–unsur data
yang diperlukan dalam pembuatan geodatabase, pengumpulan data, pembaharuan
data, pengolahan data, perancangan basis data dan pembuatan geodatabase. Proses
penyusunan yang dilakukan pada pembuatan geodatabase dibagi menjadi
beberapa tahapan yaitu: identifikasi parameter data, identifikasi data,
pembangunan struktur data, dan rancangan model basis data. Hasil akhir dari
penelitian ini didapatkan tiga parameter jenis data, enam kategori dan 23 data
yang berdasarkan struktur Katalog Unsur Geografi Indonesia (KUGI) dan berupa
model geodatabase peta mudik 2018.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2018).PEMBUATAN GEODATABASE PETA MUDIK 2018 (Studi Kasus: Jalur Jawa-Bali) ().Teknik Geodesi:FTSP
Chicago Style
.PEMBUATAN GEODATABASE PETA MUDIK 2018 (Studi Kasus: Jalur Jawa-Bali) ().Teknik Geodesi:FTSP,2018.Text
MLA Style
.PEMBUATAN GEODATABASE PETA MUDIK 2018 (Studi Kasus: Jalur Jawa-Bali) ().Teknik Geodesi:FTSP,2018.Text
Turabian Style
.PEMBUATAN GEODATABASE PETA MUDIK 2018 (Studi Kasus: Jalur Jawa-Bali) ().Teknik Geodesi:FTSP,2018.Text