// <![CDATA[PEMANTAUAN KEKERINGAN AREA PERSAWAHAN MENGGUNAKAN DATA CITRA SENTINEL-1A DAN SENTINEL-2B (Studi Kasus:]]> 0412017610 - Dr. Soni Darmawan, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 1 RIFCKY MUHAMMAD HELMIZAR / 232014071 Penulis
Kabupaten Cianjur mengalami bencana kekeringan pada tahun 2017 yang mengakibatkan gagal panen pada sebagian area persawahan. Salah satu wilayah yang terindikasi mengalami kekeringan yaitu berada di Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur. Teknologi yang dapat digunakan untuk memantau kekeringan area persawahan salah satunya yaitu menggunakan teknologi pengindraan jauh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kekeringan area persawahan menggunakan data Citra Sentinel-1A dan Sentinel-2B. Daerah studi penelitian yang dikaji terletak di Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat. Metodologi penelitian terdiri dari pengumpulan data, proses pengolahan meliputi koreksi radiometrik, koreksi geometrik, pemotongan citra, perhitungan algoritma NMDI (Normalized Multi-band Drought Index), dan NDVI (Normalized Difference Vegetation Index) pada Citra Optis, serta pembuatan threshold indeks kekeringan pada Citra Radar, hingga dilakukan uji akurasi. Hasil yang didapatkan dalam penelitian ini yaitu identifikasi kekeringan menggunakan indeks vegetasi NMDI untuk mengetahui kekeringan berdasarkan nilai kelembapan tanah dan indeks vegetasi NDVI digunakan untuk mengetahui kerapatan vegetasi pada Citra Optis, sedangkan pada Citra Radar menggunakan metode thresholding untuk mengidentifikasi sawah yang terindikasi kering. Akurasi hasil perhitungan tingkat kekeringan pada Citra Optis sebesar 82% dan Cira Radar sebesar 80,88%.