// <![CDATA[CITRA SATELIT LANDSAT-8 UNTUK PEMETAAN BATIMETRI PERAIRAN DANGKAL MENGGUNAKAN ALGORITMA STUMPF DAN HOLDERIED (Studi Kasus:]]> 0412017610 - Dr. Soni Darmawan, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 1 MAULIA MAHIRANI / 232014134 Penulis
Pemetaan batimetri dilakukan untuk menghasilkan informasi data kedalaman suatu perairan. Data kedalaman yang didapat melalui pengukuran langsung ke lapangan di seluruh Indonesia membutuhkan waktu dan biaya yang tinggi. Maka dari itu, ada alternatif lain dalam melakukan pemetaan batimetri perairan dangkal untuk menghemat waktu dan biaya yaitu dengan menggunakan teknologi penginderaan jauh . Teknologi penginderaan jauh yang dimaksud adalah dengan menggunakan citra satelit Landsat 8. Namun hal ini perlu diuji kembali sesuai karakteristik perairan dan dicoba sampai seberapa akurat disesuaikan dengan wilayah setempat. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh variasi nilai kedalaman perairan dangkal yang di dapat berdasarkan hasil pengolahan citra menggunakan algoritma Stumpf & Holderied dan mengetahui ketelitian citra satelit Landsat 8 untuk pemetaan batimetri perairan dangkal. Daerah studi penelitian ini terletak di Perairan Kecamatan Narussalam Kabupaten Aceh Timur. Metodologi penelitian terdiri dari pengumpulan data Citra Landsat 8, kalibrasi radiometrik, penajaman citra, pemotongan citra, pemisahan darat dan laut, penerapan algoritma Stumpf & Holderied untuk menghasilkan nilai kedalaman perairan dangkal, hingga dilakukan validasi data hasil pengolahan citra dengan data in situ. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa citra satelit Landsat-8 berpotensi untuk mengesktraksi informasi batimetri dengan variasi kedalaman 0, 5, 10, 15 dan 20 m. Koefisien determinasi yang dihasilkan adalah 0,918 yang artinya hubungan antara data lapangan dengan data citra tersebut termasuk ke dalam kategori hubungan yang sangat kuat. Dan dengan menggunakan model linear dalam algoritma Stumpf & Holderied pada citra satelit Landsat 8 ini penyimpangan yang diperoleh pada interval kedalaman 0-5 adalah 1.75 m, interval kedalaman 5-10 adalah 1.92 m, interval kedalaman 10-15 adalah 2.07 m dan interval kedalaman 15-20 adalah 3.77 m.