CITRA SATELIT LANDSAT-8 UNTUK PEMETAAN BATIMETRI PERAIRAN DANGKAL MENGGUNAKAN ALGORITMA STUMPF DAN HOLDERIED (Studi Kasus: Perairan Kecamatan Narussalam, Kabupaten Aceh Timur)
Pemetaan batimetri dilakukan untuk menghasilkan informasi data kedalaman
suatu perairan. Data kedalaman yang didapat melalui pengukuran langsung ke
lapangan di seluruh Indonesia membutuhkan waktu dan biaya yang tinggi. Maka
dari itu, ada alternatif lain dalam melakukan pemetaan batimetri perairan dangkal
untuk menghemat waktu dan biaya yaitu dengan menggunakan teknologi
penginderaan jauh . Teknologi penginderaan jauh yang dimaksud adalah dengan
menggunakan citra satelit Landsat 8. Namun hal ini perlu diuji kembali sesuai
karakteristik perairan dan dicoba sampai seberapa akurat disesuaikan dengan
wilayah setempat. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh variasi nilai
kedalaman perairan dangkal yang di dapat berdasarkan hasil pengolahan citra
menggunakan algoritma Stumpf & Holderied dan mengetahui ketelitian citra
satelit Landsat 8 untuk pemetaan batimetri perairan dangkal. Daerah studi
penelitian ini terletak di Perairan Kecamatan Narussalam Kabupaten Aceh Timur.
Metodologi penelitian terdiri dari pengumpulan data Citra Landsat 8, kalibrasi
radiometrik, penajaman citra, pemotongan citra, pemisahan darat dan laut,
penerapan algoritma Stumpf & Holderied untuk menghasilkan nilai kedalaman
perairan dangkal, hingga dilakukan validasi data hasil pengolahan citra dengan
data in situ. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa citra satelit Landsat-8
berpotensi untuk mengesktraksi informasi batimetri dengan variasi kedalaman 0,
5, 10, 15 dan 20 m. Koefisien determinasi yang dihasilkan adalah 0,918 yang
artinya hubungan antara data lapangan dengan data citra tersebut termasuk ke
dalam kategori hubungan yang sangat kuat. Dan dengan menggunakan model
linear dalam algoritma Stumpf & Holderied pada citra satelit Landsat 8 ini
penyimpangan yang diperoleh pada interval kedalaman 0-5 adalah 1.75 m,
interval kedalaman 5-10 adalah 1.92 m, interval kedalaman 10-15 adalah 2.07 m
dan interval kedalaman 15-20 adalah 3.77 m.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2018).CITRA SATELIT LANDSAT-8 UNTUK PEMETAAN BATIMETRI PERAIRAN DANGKAL MENGGUNAKAN ALGORITMA STUMPF DAN HOLDERIED (Studi Kasus: Perairan Kecamatan Narussalam, Kabupaten Aceh Timur) ().Teknik Geodesi:FTSP
Chicago Style
.CITRA SATELIT LANDSAT-8 UNTUK PEMETAAN BATIMETRI PERAIRAN DANGKAL MENGGUNAKAN ALGORITMA STUMPF DAN HOLDERIED (Studi Kasus: Perairan Kecamatan Narussalam, Kabupaten Aceh Timur) ().Teknik Geodesi:FTSP,2018.Text
MLA Style
.CITRA SATELIT LANDSAT-8 UNTUK PEMETAAN BATIMETRI PERAIRAN DANGKAL MENGGUNAKAN ALGORITMA STUMPF DAN HOLDERIED (Studi Kasus: Perairan Kecamatan Narussalam, Kabupaten Aceh Timur) ().Teknik Geodesi:FTSP,2018.Text
Turabian Style
.CITRA SATELIT LANDSAT-8 UNTUK PEMETAAN BATIMETRI PERAIRAN DANGKAL MENGGUNAKAN ALGORITMA STUMPF DAN HOLDERIED (Studi Kasus: Perairan Kecamatan Narussalam, Kabupaten Aceh Timur) ().Teknik Geodesi:FTSP,2018.Text