// <![CDATA[ESTIMASI KETINGGIAN OBJEK HASIL DATA UNMANNED AERIAL VEHICLE (UAV) JENIS EASY STAR (Wilayah Studi:]]> 0412017610 - Dr. Soni Darmawan, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 1 Kemal Faizal Hermawan / 232013159 Penulis
PT Perkebunan Nusantara VIII, disingkat PTPN VIII, adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Indonesia yang bergerak di bidang perkebunan teh, karet, kina, kakao, kelapa sawit, dan getah perca. Kantor pusat perusahaan yang terletak di Kota Bandung dengan cakupan wilayah operasi di Jawa Barat. PTPN VIII mengelola 24 perkebunan teh di atas tanah produktif seluas 25.905,3 Ha. Estimasi ketinggian objek di kebun teh penting dilakukan demi mengontrol pertumbuhan pohon-pohon teh dimana produksinya senantiasa terus meningkat dari tahun ke tahun. Perhitungan ketinggian dapat dilakukan dengan metode pembuatan model dari hasil foto udara dengan parameter tinggi objek. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis ketelitian ketinggian objek dari foto udara hasil pemotretan menggunakan UAV Easy Star serta mampu menghasilkan selisih ketelitian vertical antara UAV dan data hasil pengukuran lapangan. Tahapan penelitian ini dimulai dengan pengambilan foto udara hasil pemotretan menggunakan UAV dan melakukan pengambilan Ground Control Point (GCP) untuk mengkoreksi kesalahan geometrik pada foto udara. Pengolahan data dilakukan melalui proses Ortofoto sehingga diperoleh Digital Surface Model (DSM) dan kemudian dilakukan pengecekan profil ketinggian pada Software Global Mapper untuk mendapatkan ketinggian suatu objek yang kemudian dilakukan verifikasi lapangan agar ketinggian objek dapat dikoreksi sehingga hasil akhir yang didapatkan lebih akurat. Hasil yang diperoleh tinggi objek di titik GCP yang diambil dari delapan sampel yaitu, 9,197m, 4,955m, 11,200m, 11,091m, 4,052m, 3,254m, 11,004m, 3,197m serta hasil tinggi objek di luar titik GCP yang diambil dari lima sampel yaitu, 2,352, 10,940, 3,462, 2,973, 10,570. Penelitian ini sudah berhasil dibuktikan dengan parameter yang terdiri dari tinggi objek berupa pohon, bangunan dan objek yang lainnya maka diperoleh ketinggian objek dengan sampel dari titik GCP memiliki ketelitian ± 2,7 cm dan ketinggian objek jauh dari titik GCP memiliki ketelitian ± 47cm.