// <![CDATA[ANALISIS PERUBAHAN TATA GUNA LAHAN PRA LETUSAN DENGAN PASCA LETUSAN GUNUNGAPI SINABUNG KABUPATEN KARO PROVINSI SUMATERA UTARA (Studi Kasus :]]> 0410038206 - Thonas Indra Maryanto, S.Kel., M.T. Dosen Pembimbing 1 Pusain Solider Zega / 23-2015-138 Penulis
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui sebaran perubahan penggunaan lahan dari citra Landsat 5 TM tahun 2009 dan tahun 2011, penyebab perubahan penggunaan lahan disertai dengan analisis terhadap dampak yang terjadi di daerah gunungapi Sinabung, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara. Di dalam penelitian ini dilakukan pembuatan peta berupa Peta Perubahan Tata Guna Lahan tahun 2009 dan Peta Perubahan Tata Guna Lahan tahun 2011, dari hasil penelitian ini akan dilakukan analisis perubahan guna lahan dari masing-masing area yakni hutan, pemukiman, sawah, kebun dan vegetasi. Metode yang digunakan dalam peneltian ini yaitu menggunakan klasifikasi terawasi (classification supervised) metode Maximum Likelihood. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah perubahan luas area dari masing-masing kelas yaitu hutan, pemukiman, kebun, semak, dan sawah. Dimana luas area hutan pada tahun 2009 sebesar 12863.308 Ha (37,2%) dan tahun 2011 sebesar 12284.695 Ha (35,5%), sedangkan pada luas area pemukiman pada tahun 2009 sebesar 697.612 Ha (2,0%) dan tahun 2011 sebesar 765.467 Ha (2,2%), untuk luas area kebun pada tahun 2009 sebesar 4526.084 Ha (13,1%) dan tahun 2011 sebesar 7669.197 Ha (22,2%), untuk luas area vegetasi pada tahun 2009 sebesar 10045.523 Ha (29,0%) dan tahun 2011 sebesar 7676.670 Ha (22,2%), sedangkan untuk luas area sawah pada tahun 2009 sebesar 5804.152 Ha (16,8%) dan tahun 2011 sebesar 5756.474 Ha (16,6%).