// <![CDATA[KAJIAN POTENSI PENGEMBANGAN WISATA MILITER DI KOTA CIMAHI]]> 0427027601 - Sony Herdiana S.T, M.RegDev. Dosen Pembimbing 1 ULLY RATNA TRIYANINGSIH / 242013069 Penulis
Pariwisata merupakan salah satu sektor yang dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi suatu daerah. Kontribusi yang cukup besar dari sector pariwisata membuat setiap daerah terpacu untuk mengembangkan berbagai bentuk wisata yang unik dan menarik. Wisata militer merupakan salah satu bentuk jenis wisata baru yang belum populer di Indonesia. Kota Cimahi menjadi kota pertama di Indonesia yang tertarik untuk mengembangkan jenis wisata ini karena Kota Cimahi dijuluki sebagai kota militer. Sampai saat ini rencana pengembangan wisata militer di Kota Cimahi masih belum terealisasi karena masih dalam tahap menyelesaikan persiapan rencana serta penanganan masalah terkait kententuan yang ada. Tujuan penelitian adalah untuk mengkaji potensi pengembangan wisata militer di Kota Cimahi. Jenis penelitian yang digunakan adalah exploratif dan data dikumpulkan melalui survei sekunder dan primer. Survei sekunder dilakukan dengan cara pencarian literatur ke instansi terkait dan survei primer dilakukan dengan observasi langsung ke lapangan dan wawancara secara mendalam (in-dept interview). Observasi langsung dilakukan untuk mengetahui sarana dan prasarana militer yang tersebar di Kota Cimahi. Penentuan sarana dan prasarana militer yang berpotensi untuk dikembangkan ditentukan berdasarkan 3 (tiga) aspek yaitu, atraksi, aksesbilitas dan keamanan dengan cara expert judgmet dari pihak militer, selanjutnya penentuan responden yang akan diwawacacara menggunakan teknik purposive sampling dengan responden yang terpilih terdiri dari 3 (tiga) orang pihak pemerintah, 2 (dua) orang pihak militer dan 2 (dua) orang ahli pariwisata. Metode analisis data menggunakan teknik delphi untuk mengetahui sarana dan prasarana militer di Kota Cimahi yang diunggulkan dengan dinilai berdasarkan skor yang diberikan kepada setiap sarana dan prasarana menggunakan skala likert. Hasil analisis menemukan bahwa dari 15 sarana dan prasarana militer yang ada di Kota Cimahi hanya 8 (delapan) yang berpotensi yaitu, Pusdikarmed, Pusdikjas, Pusdikpal, Pusdikbekang, R.S Dustira, Gedung Sudirman/The Historic, Lapangan Tembak Gunung Bohong dan Penjara Poncol. Jenis atraksi wisata yang tersedia ada 3 (tiga) dari atraksi wisata sejarah dan 3 (tiga) dari atraksi wisata petualangan. Berdasarkan penilaian dari responden didapatkan urutan sarana dan prasarana militer di Kota Cimahi yang diunggulkan untuk dikembangkan yaitu Gedung Sudirman/ The Historic; dengan nilai persentasi 89,29%, Pudikarmed (Pusat Pendidikan Artileri Medan) dengan nilai persentase 82,14%, Pusdikbekang (Pusat Pendidikan Pembekalan dan Angkutan) dan Rumah Sakit Dustira dengan nilai persentase 78,57%, Pudikjas (Pusat Pendidikan Jasmani), Pusdikpal (Pusat Pendidikan Peralatan), Lapangan Tembak Gunung Bohong dengan nilai persentase 75% dan Penjara Poncol dengan nilai persentase 64,29%