// <![CDATA[KONDISI KEBERLANJUTAN PENGHIDUPAN MASYARAKAT PADA PENINGKATAN STATUS PERMUKIMAN KUMUH (Studi Kasus:]]> 0419116601 - Ir. Yanti Budiyantini, M.Dev.Plg. Dosen Pembimbing 1 MANTISA CENTARIO MEDIMESIA / 242013059 Penulis
Permukiman kumuh masih menjadi permasalahan yang dihadapi oleh hampir seluruh kota-kota besar di Indonesia, salah satunya di Kota Bandung. Program-program penanganan kumuh yang dijalankan pemerintah masih cenderung bersifat top down (Poerbo dalam Komarudin, 1997) sehingga kurang mampu menggali aspirasi dan karakteristik dari masyarakat itu sendiri. Selain itu, penanganan yang dilakukan umumnya hanya terkait pada perbaikan fisik dan tidak melihat pada sisi keberlanjutan penghidupan masyarakatnya. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi keberlanjutan penghidupan masyrakat permukiman kumuh adalah dengan pendekatan penghidupan berkelanjutan (Sustainable Livelihood). Kelurahan Cicadas merupakan salah satu kelurahan di Kecamatan Cibeunying Kaler yang ditetapkan sebagai lokasi kumuh menurut SK Walikota Bandung Tahun 2010. Namun pada tahun 2015, menurut SK Walikota Bandung dan National Slum Upgrading Project (NSUP) atau Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) Tahun 2016, Kelurahan Cicadas sudah tidak termasuk ke dalam kategori lokasi kumuh. Muncul satu permasalahan yaitu apakah dengan adanya perubahan kekumuhan di permukiman kumuh Kelurahan Cicadas menjamin keberlanjutan penghidupan masyarakat yang tinggal di wilayah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi keberlanjutan penghidupan masyarakat di Kelurahan Cicadas yang kawasan kumuhnya telah ditangani. Sasaran dari penelitian ini yaitu: (1) Teridentifikasinya karakteristik masyarakat permukiman kumuh Kelurahan Cicadas, (2) Teridentifikasinya perubahan aset penghidupan masyarakat permukiman kumuh Kelurahan Cicadas, dan (3) Teridentifikasinya kondisi keberlanjutan penghidupan masyarakat permukiman kumuh Kelurahan Cicadas. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif, dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan skoring. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan in-depth interview, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan status permukiman kumuh Kelurahan Cicadas tidak menjamin keberlanjutan penghidupan masyarakat. Maka dari itu perlu pengembangan indikator penilaian status permukiman kumuh dengan penilaian penghidupan berkelanjutan.