// <![CDATA[KEBIJAKAN PENGEMBANGAN SARANA PRASARANA DAN EKONOMI KAWASAN PERBATASAN NEGARA DI DISTRIK MUARA TAMI]]> 0418066502 - Dr. Sadar Yuni Rahardjo, Ir., MT. Dosen Pembimbing 1 JAKUB YALABIK PEYON / 242010037 Penulis
Kawasan Perbatasan merupakan wilayah yang secara geografzs berbatasan langsung dengan negara tetangga dengan fungsi utama mempertahankan kedaulatan negara dan kesejahteraan masyarakat di kawasan tersebut (Suprayoga Hadi,20JJ).Kawasan Perbatasan Provinsi Papua memanjang dari utara Skouw,Jayapura memanjang ke selatan Provinsi Papua Sota,Merauke dengan 760 km. Muara Tami merupakan salah satu Distrik di Kota Jayapura yang berbatasan langsung dengan Negara Papua New Guinea.Sebagai kawasan perbatasan,Muara Tami kurang disentuh pembangunan infrastruktur oleh pemerintah walau kawasan perbatasan di Muara Tami ini memiliki potensi yang besar. Dampak dari cara pandang kawasan perbatasan sebagai kawasan pinggiran menyebabkan masyarakat di kawasan perbatasan Muara Tami dari segi penyediaan sarana prasarana maupun penunjang kegiatan ekonomi kurang memadai. Tujuan dari penelitian studi di kawasan perbatasan Muara Tami adalah menetapkan rencana pengembangan sarana parasarana berdasarkan kondisi eksisting kawasan dikomparasikan dengan SNI 03-3981-2004 Tentang Tata Cara Perencanaan Lingkungan permukiman sederhana untuk memproyeksikan kebutuhan sarana prasarana dan menetapkan komoditas unggulan kawasan berdasarkan hasil analisis surpluse/Defzsit pada sektor sub sektor pertanian dan sub sektor peternakan. Berdasarkan hasil analisis sarana parasarana dan hasil analisis komoditas unggulan kawasan perbatasan Muara Tami,Sarana pendidikan,kesehatan perdagangan dan peribadatan cukup memadai,Prasarana Irigasi dan Persampahan dan Air Bersih kurang memadai dan belum adanya Money Changer di Kawasan perbatasan.Berdasakan hasil identifzkasi sarana prasarana dan ekonomi kawasan perbatasan Muara Tami dapat menjadi pegangan menetapkan kebijakan pembangunan negara tidak hanya sebagai pusat pertahanan dan keamanan tetapi sebagai pusat ekonomi Negara.